Bagikan :  

Apabila Anda beruntung mengikuti sesi presentasi dengan presenter yang kreatif, maka dengan mudah Anda dapat mengerti apa konten yang dibawakan dengan memahami tulisan yang tertera di layar presentasi powerpoint maupun keynote sang presenter. Akan tetapi, sebaliknya apabila Anda kebetulan mengikuti sesi presentasi yang cukup "berat" kontennya (terlebih tentang keuangan dan grafik) maka jangan heran font yang digunakan saking padatnya hingga membuat mata Anda "lelah" membaca.

Hal penting yang perlu Anda sadari adalah:

  • Jangan pernah menggunakan font yang tidak sesuai dengan karakter perusahaan Anda. Contoh: apabila Anda perusahaan rintisan/startup, pergunakan font-font seperti Signika yang cukup trendi dan fleksibel ketimbang menggunakan font Times New Roman yang sudah terlampau jadul dan kaku.
  • Usahakan satu baris kalimat hanya memiliki 4 hingga 5 kata saja. Barisan kalimat yang memiliki terlampau banyak kata sangatlah tidak nyaman bagi audience karena tidak berbeda dengan buku teks pelajaran. Terlebih Anda juga menginginkan audience untuk fokus pada suara penjelasan dari Anda, maka sangatlah dianjurkan untuk memudahkan audience dalam mencerna kalimat yang Anda susun dengan cara memberikan penjelasan singkat terkait istilah-istilah sulit.
  • Usahakan Anda melakukan pencarian font-font baru/tambahan yang berbeda dari koleksi asli yang tersedia di Powerpoint komputer Anda. Tersedia begitu banyak koleksi font keren yang dapat dengan mudah Anda unduh dari https://fonts.google.com/ ataupun https://www.fontsquirrel.com/ 
  • Pergunakan bold italic maupun underline secara bijaksana sesuai dengan point kata-kata yang ingin Anda fokuskan. Tidak perlu semua menggunakan ukuran font yang sama, akan tetapi selalu utamakan ide utama yang Anda ingin lekatkan ke pikiran para audience dengan penekanan melalui format bold dan ukuran font yang lebih besar.

Terakhir, jangan lupa selalu mintai pendapat para audience setelah Anda selesai dengan sesi presentasi Anda agar dapat dilakukan perbaikan atau perubahan jenis font di sesi presentasi berikutnya. Selamat berkreasi!

Jika Anda menyukai artikel kami, bantu kami untuk menyebarluaskan pengetahuan ini via jejaring sosial (Facebook, Twitter, Google+, dan LinkedIn) thanks a bunch and have a nice day! :)

Bagikan :  


Tips dan Trik Lainnya


0%
Uploading